Goa Kreo Semarang: Daya Tarik, Legenda, Tiket, Fasilitas

Goa Kreo Semarang, Legenda Sunan Kalijaga

Semarang merupakan kota yang kaya akan destinasi wisata menarik, namun ada sedikit informasi tentang salah satu destinasi menariknya, yaitu Goa Kreo. Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa ada destinasi wisata menarik yang terletak di daerah perbukitan Gunung Krincing.

Goa Kreo Semarang, Legenda Sunan Kalijaga

Bagi wisatawan yang mencari tempat yang tenang dan asri untuk bersantai, Goa Kreo adalah jawabannya! Destinasi ini terletak di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Mijen, Semarang, Jawa Tengah, dan dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 13 km ke arah Selatan dari Bundaran Tugu Muda.

Goa Kreo menawarkan pengalaman unik dengan luas area hutan sekitar 5 hektar. Di dalam kawasan gua Kreo ini, para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah, dikelilingi oleh banyak pohon rindang yang dapat memberikan kesejukan dan ketenangan hati. Jadi, bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam dan ketenangan, Goa Kreo merupakan tempat wisata yang patut dikunjungi di Semarang. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengalami keasyikan dan ketenangan di destinasi wisata yang eksotis ini!

Sejarah Tentang Goa Kreo

Sebagian orang mungkin belum mengetahui latar belakang dan sejarah di balik nama Goa Kreo di Jatibarang. Informasi tentang bagaimana gua tersebut diberi nama “Kreo” mungkin belum begitu terdengar oleh banyak orang.

Namun, tahukah Anda bahwa sejarah di balik penamaan Goa Kreo ini cukup menarik dan unik? Kisah legenda ini bermula dari Sunan Kalijaga yang hendak mengambil kayu jati untuk membangun masjid di Demak. Namun, dalam proses pengambilan kayu tersebut, terjadi kendala yang membuat Sunan Kalijaga dan pengikutnya harus beristirahat.

Setelah beristirahat, Sunan Kalijaga bersama pengikutnya berhasil mengambil kayu jati tersebut dengan dibantu oleh empat kera berwarna merah, kuning, putih, dan hitam. Saat hendak pulang, keempat kera tersebut ingin mengikuti Sunan Kalijaga, tetapi beliau melarang dan memberikan perintah pada mereka untuk menjaga gua dengan mengucap “mangreho.”

Dari perintah tersebut, gua tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Goa Kreo, yang memiliki arti “perintah untuk menjaga atau memelihara.” Legenda ini menjadi bagian dari petilasan Sunan Kalijaga yang masih terkenal hingga saat ini. Goa Kreo menjadi tempat bersejarah yang menggambarkan kearifan lokal dan warisan budaya yang patut dijaga dan dijelajahi oleh para pengunjung.

Legenda

Legenda Goa Kreo berawal dari kisah Sunan Kalijaga yang membutuhkan kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak. Sayangnya, kayu tersebut tersangkut di tebing yang sulit dijangkau. Kemudian, datanglah empat monyet berwarna kuning, merah, putih, dan hitam untuk membantu Sunan Kalijaga mengambil kayu tersebut.

Setelah berhasil mendapatkan kayu, monyet-monyet tersebut ingin ikut rombongan Sunan Kalijaga ke Demak. Namun, Sunan Kalijaga melarang dan memberikan perintah kepada mereka untuk menjaga daerah tersebut dengan mengucapkan “mangreho,” yang berarti perintah untuk menjaga atau memelihara.

Sejak saat itu, tempat tersebut dikenal sebagai Goa Kreo yang menjadi Petilasan Sunan Kalijaga. Legenda tentang monyet-monyet tersebut menjadi bagian dari sejarah dan daya tarik unik dari Goa Kreo, yang kini menjadi destinasi wisata menarik dengan keberadaan ratusan monyet ekor panjang yang menjadi ciri khas dari tempat tersebut.

Objek Wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang

Objek Wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang menjadi destinasi yang menarik bagi para pengunjung. Selain memiliki cerita sejarah yang menarik, juga menawarkan pesona alam yang memukau. Di sini, pengunjung dapat menikmati udara segar dan bebas dari polusi, serta merasakan keteduhan pohon rindang yang menyejukkan hati.

Para wisatawan juga dapat menikmati keindahan air sungai yang jernih dan melihat berbagai jenis kera bermain dengan riang. Tidak hanya itu, Menyediakan fasilitas yang menarik seperti spot memancing, speedboat, dan mainan anak-anak yang akan menyenangkan mereka.

Selain pesona Goa Kreo, para pengunjung juga akan disuguhkan dengan keindahan Waduk Jatibarang yang mempesona. Ketika menuju tempat parkir atau gua, pengunjung akan melewati jembatan dan anak tangga yang dikelilingi oleh pemandangan air waduk yang luas.

Dengan segala daya tarik yang dimiliki oleh Goa Kreo dan Waduk Jatibarang, tidak heran jika tempat wisata ini mampu menarik perhatian banyak pengunjung. Bagi mereka yang ingin menikmati alam, bermain dengan kera, atau sekadar merasakan ketenangan dan keindahan, Goa Kreo dan Waduk Jatibarang adalah pilihan yang tepat.

Daya Tarik

Goa Kreo merupakan destinasi wisata yang menarik dengan luas wilayah hutan mencapai lima hektar. Suasana sejuk dari rindangnya pepohonan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Namun, ada masalah yang mungkin membuat pengalaman berwisata agak mengganggu. Ratusan monyet beretnis Macaca fascicularis atau monyet ekor panjang mendiami kawasan ini, dan kadang-kadang interaksi dengan hewan-hewan tersebut dapat menjadi masalah bagi beberapa wisatawan.

Tapi tunggu dulu! Solusinya adalah dengan menghadirkan petugas yang dapat mengawasi interaksi antara pengunjung dan monyet, sehingga keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.

Hal menarik dari tempat ini adalah ketika wisatawan melewati sejumlah anak tangga yang mengelilingi Waduk Jatibarang untuk menuju gua. Pemandangan indah sekitar waduk ini juga cocok diabadikan sebagai spot foto yang menarik.

Sebelum Waduk Jatibarang dibangun, bukit tempat tinggal monyet tersebut masih terhubung dengan daerah sekitarnya. Namun, setelah waduk berisi air, bukit itu terlihat seperti pulau kecil. Bagian dalam gua seringkali menjadi tempat berlindung bagi para monyet saat hujan turun.

Tetapi, ada catatan khusus untuk pengunjung yang ingin menjelajahi goa ini. Pengunjung harus berjongkok karena jalur semakin menyempit ke arah dalam gua, namun keunikan gua ini layak untuk dijelajahi. Di ujung gua, pengunjung akan menemukan patung monyet yang menjadi simbol dari legenda Goa Kreo.

Tak hanya itu, mitos menarik juga berkembang dari tempat wisata ini, yaitu kabar bahwa ujung gua dapat tembus sampai ke Lawang Sewu. Kabar ini menambah daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengexplore lebih dalam.

Setelah puas menjelajahi gua, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan naik ke atas bukit yang landai dan dihuni oleh banyak monyet. Meski menarik, wisatawan harus berhati-hati dengan barang bawaan, karena monyet cenderung bersifat agresif dan dapat mengganggu keamanan.

Akses Menuju Lokasi Goa Kreo Semarang

Akses menuju Goa Kreo Semarang sangatlah mudah dan dapat ditempuh dengan beberapa langkah sederhana. Jika Anda berada di jalan Pantura, ikuti petunjuk berikut untuk mencapai destinasi wisata ini:

  1. Dari jalan Pantura, arahkan perjalanan Anda menuju Jalan Abdurrahman Saleh di sebelah Museum Ronggo Warsito, dengan tujuan menuju arah Gunung Pati.
  2. Teruslah melaju lurus di Jalan Abdurrahman Saleh hingga mencapai pertigaan pasar Gunung Pati.
  3. Di pertigaan pasar Gunung Pati, beloklah ke kanan mengikuti arah Kalibanteng.
  4. Lanjutkan perjalanan Anda di jalan tersebut, dan Anda akan sampai di kawasan wisata yang berada di perbukitan Gunung Krincing, tepatnya di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Mijen.

Dengan mengikuti rute di atas, Anda akan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 30 menit, memungkinkan Anda untuk menikmati daya tarik alam dan sejarah yang menarik dari destinasi wisata ini.

Harga Tiket dan Fasilitas

Anda yang berencana untuk berwisata ke Goa Kreo tidak perlu khawatir tentang waktu dan biaya, karena tempat wisata ini buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 sore. Dengan membayar kontribusi sebesar Rp. 3000,-, Anda dapat menikmati keindahan dan fasilitas wisata yang disediakan, termasuk biaya parkir sepeda motor.

Berliburlah bersama keluarga atau teman-teman Anda dan nikmati suasana menyegarkan di tempat wisata Gunung Goa Kreo Semarang. Anda akan merasa segar kembali setelah melepaskan penat dari urusan pekerjaan. Selain itu, berbagai fasilitas menarik juga tersedia di sini untuk memanjakan pengunjung, seperti spot memancing, speedboat, dan berbagai mainan anak-anak seperti papan seluncuran dan ayunan.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Goa Kreo Semarang yang menarik ini. Dengan harga tiket yang terjangkau dan fasilitas yang lengkap, pasti akan membuat liburan Anda menjadi lebih menyenangkan dan berkesan.

Review Video

Follow Tiketmasuk.com Info Wisata Terbaru di Google News

Related posts