Pantai Ngobaran Wisata Alam, Religi, Budaya, dan Toleransi Jadi Satu

Pantai Ngobaran di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, telah menjadi destinasi wisata yang semakin populer. Keindahan alamnya yang memukau, dipadukan dengan nuansa spiritual dan sejarah, menjadikan pantai ini menonjol di antara destinasi pariwisata lainnya.

Pantai Ngobaran menawarkan panorama laut yang memukau, terutama dari ketinggian, memberikan pengunjung pengalaman visual yang luar biasa. Namun, daya tarik pantai ini tidak hanya terletak pada kecantikan alamnya. Lokasinya yang dekat dengan Pura Segara Wukir dan Prasasti Candi Kejawan memberikan tambahan dimensi keagamaan dan sejarah yang mendalam.

Berkonsepkan bukit dan batuan, dengan bibir pantai berpasir yang relatif kecil, Pantai Ngobaran mungkin tidak menjadi pilihan utama bagi pengunjung yang mencari lokasi berenang. Untuk kegiatan tersebut, disarankan untuk berkunjung ke Pantai Nguyahan yang terletak cukup dekat.

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat menyaksikan ritual keagamaan umat Hindu yang diadakan di sekitar pantai. Kehadiran pura dan arca menambahkan elemen kekayaan budaya dan spiritual, menciptakan pengalaman wisata yang unik.

Yogyakarta, sebagai destinasi wisata yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya setempat, menawarkan pengalaman yang tak biasa. Pantai Ngobaran, dengan segala daya tariknya, menjadi perwujudan harmoni antara kecantikan alam, warisan budaya, dan pengalaman spiritual yang tak terlupakan. Bagi mereka yang mencari destinasi wisata yang menggabungkan keberagaman aktivitas, Pantai Ngobaran menjadi pilihan yang sangat menarik di tengah gemerlap pariwisata Yogyakarta.

Sejarah Tentang Pantai Ngobaran

Sejarah terkait Pantai Ngobaran memang sering kali dikelilingi oleh berbagai versi dan simpang siur. Berdasarkan informasi dari situs Yogyes, tempat pribadatan di sekitar pantai konon dibangun pada tahun 2003 sebagai tanda kehadiran Raja Majapahit, Prabu Brawijaya V, di tempat tersebut. Cerita ini menambah dimensi sejarah dan keagamaan pada Pantai Ngobaran.

Masyarakat yang melakukan ibadah di tempat ini umumnya adalah penganut kepercayaan Kejawawan, yang berbeda dengan Kejawen. Menurut cerita, kata “Kejawan” berasal dari nama salah satu putra Brawijaya V, yaitu Bondhan Kejawan.

Di tempat ini, pengunjung dapat menemukan sebuah batu berbentuk kotak yang ditumbuhi tanaman kering dan dipagari kayu berwarna abu-abu. Tempat ini diyakini sebagai lokasi di mana Brawijaya V melakukan ritual moksa, berpura-pura membakar diri. Upacara ini menghasilkan api dengan kobaran yang besar, memberikan asal usul nama “Ngobaran” untuk pantai ini. Ritual moksa tersebut dikisahkan memiliki tujuan untuk menghindari pertarungan melawan anaknya sendiri, Raden Patah, yang kemudian menjadi Raja I Demak.

Meskipun sejarah ini mungkin memiliki variasi tergantung pada sumber informasi, cerita tentang ritual moksa dan asal usul nama Pantai Ngobaran memberikan dimensi sejarah dan keagamaan yang kaya pada destinasi wisata ini. Sebuah cerita yang terjalin dengan kepercayaan lokal dan legenda sejarah yang mengelilinginya, menambah daya tarik dan makna bagi para pengunjung yang tertarik untuk memahami lebih dalam warisan budaya daerah tersebut.

Alamat Rute Lokasi


Alamat lengkap Pantai Ngobaran adalah sebagai berikut:

Pantai Ngobaran Desa Ngobaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia.

Rute menuju Pantai Ngobaran dapat diakses dari Yogyakarta dengan beberapa opsi, tergantung pada preferensi dan keberanian menghadapi medan jalan yang mungkin menantang. Perlu diingat bahwa sebagian akses jalan menuju pantai ini mungkin kecil, berliku, dan naik turun, sehingga penggunaan mobil perlu diperhatikan, terutama saat berpapasan.

Rute lewat Imogiri:

  1. Mulailah perjalanan dari Yogyakarta menuju selatan melalui Imogiri.
  2. Ikuti Jalan Imogiri Timur.
  3. Pada pertigaan, belok ke arah kanan dan teruskan perjalanan ke jalur lintas selatan.
  4. Lanjutkan ke arah timur hingga mencapai Jalan Raya Panggang Wonosari.
  5. Dari sini, ikuti petunjuk jalan menuju Pantai Ngobaran.

Rute lewat Kota Wonosari:

  1. Pergi ke arah selatan menuju ringroad selatan hingga mencapai Piyungan.
  2. Lanjutkan perjalanan ke arah Pantai Baron dan belok kanan di pos retribusi Pantai Baron.
  3. Setelah itu, belok kiri ke arah Ngrenehan-Ngobaran (ikuti petunjuk jalan).
  4. Terus ikuti jalan tersebut hingga mencapai Pantai Ngobaran.

Penggunaan aplikasi petunjuk arah seperti Google Maps atau Waze dapat sangat membantu untuk menemukan lokasi dengan lebih mudah. Sebagai alternatif, tautan Google Map untuk lokasi Pantai Ngobaran juga disarankan untuk memudahkan perjalanan. Selalu pastikan untuk memperhitungkan waktu perjalanan dan kondisi jalan saat merencanakan kunjungan ke Pantai Ngobaran.

Harga Tiket Masuk Pantai Ngobaran

Bagi para wisatawan yang berencana mengunjungi Pantai Ngobaran, mereka dapat merasa lega karena harga tiket masuknya tergolong sangat terjangkau. Untuk menikmati semua keindahan yang ditawarkan oleh pantai ini, wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5.000. Harga tiket yang terjangkau ini membuat Pantai Ngobaran menjadi pilihan menarik bagi berbagai kalangan, baik lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

See also  Review Menarik Puncak Suroloyo Titik Tertinggi di Perbukitan Menoreh Yogyakarta

Selain tiket masuk, terdapat juga biaya tambahan bagi mereka yang ingin mengabadikan momen indah mereka di spot-spot foto yang telah disediakan. Biaya tambahan ini merupakan opsi bagi pengunjung yang ingin memiliki kenang-kenangan visual yang istimewa dari kunjungan mereka ke Pantai Ngobaran.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Pantai Ngobaran tidak hanya menjadi destinasi wisata yang memikat, tetapi juga ramah di kantong, membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau bahkan untuk perjalanan solo. Harga yang bersahabat ini menjadi salah satu daya tarik tambahan yang membuat Pantai Ngobaran semakin diminati oleh para pengunjung.

Jam Buka

Pantai Ngobaran menyambut pengunjungnya dengan pintu terbuka sepanjang waktu, selama 24 jam sehari. Keputusan untuk menjadikan pantai ini terbuka setiap saat memungkinkan wisatawan untuk menikmati keindahan alamnya kapan pun mereka menginginkannya. Hal ini memberikan fleksibilitas kepada pengunjung untuk merencanakan kunjungan mereka tanpa terikat oleh batasan jam operasional.

Mendekati hari raya umat Hindu, khususnya, terdapat kemungkinan adanya ritual-ritual khusus yang dilakukan di sekitar Pantai Ngobaran. Wisatawan yang berkunjung pada waktu tersebut dapat memiliki kesempatan unik untuk menyaksikan dan mengalami kegiatan-kegiatan keagamaan yang mungkin menambah nilai pengalaman wisata mereka.

Dengan kebijakan jam buka yang fleksibel dan adanya ritual-ritual khusus pada momen tertentu, Pantai Ngobaran menawarkan pengalaman yang beragam bagi para pengunjungnya. Keindahan alam yang dapat dinikmati kapan saja, ditambah dengan nuansa keagamaan pada waktu-waktu tertentu, menjadikan Pantai Ngobaran sebagai destinasi yang menarik untuk dikunjungi sepanjang tahun.

Fasilitas

Kawasan wisata Pantai Ngobaran tampaknya telah disiapkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Fasilitas yang lengkap dan memadai di antaranya:

  1. Lahan Parkir yang Luas: Pengunjung dapat dengan nyaman menggunakan lahan parkir yang luas, memastikan kenyamanan selama kunjungan.
  2. Musholla: Adanya musholla memberikan fasilitas tempat beribadah bagi pengunjung muslim yang datang ke Pantai Ngobaran.
  3. Kios-Kios: Keberadaan kios-kios menunjukkan adanya fasilitas untuk membeli berbagai keperluan atau makanan ringan di sekitar area wisata.
  4. Toilet Umum yang Banyak: Adanya toilet umum yang tak terhitung jumlahnya menjamin ketersediaan fasilitas sanitasi bagi pengunjung.

Dengan fasilitas yang lengkap tersebut, Pantai Ngobaran sepertinya telah memperhatikan kenyamanan pengunjung, baik dari segi kebersihan, tempat beribadah, hingga area parkir yang cukup luas. Semua ini dapat meningkatkan pengalaman wisata dan memastikan kebutuhan dasar pengunjung terpenuhi dengan baik.

Daya Tarik

Pantai Ngobaran tidak hanya sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga merupakan tempat yang sarat dengan nilai sejarah dan keagamaan. Menurut legenda, pantai ini pernah menjadi tempat di mana Raja Majapahit, Prabu Brawijaya V, melakukan moksa untuk menghindari konflik dengan anaknya, Raden Patah. Keberadaan Pantai Ngobaran sebagai situs sejarah ini menambah kesakralan dan keasrian tempat ini, menciptakan aura spiritual yang kental.

Pantai Ngobaran juga dikenal sebagai gabungan antara pesona pantai dengan pemandangan laut lepas yang menakjubkan dan keberadaan bangunan Pura yang kental dengan ornamen-ornamen khas Hindu. Hal ini menjadikan pantai ini sering dijuluki sebagai “Java of Bali,” menggambarkan kemiripan atmosfer religius dan keindahan alam dengan pulau Bali.

Bangunan Pura yang masih aktif digunakan untuk acara keagamaan menambah daya tarik tempat ini. Sesaji dan ritual keagamaan Hindu, seperti melarung bunga-bunga, menciptakan suasana yang mirip dengan Bali. Patung-patung naga dan arca Hindu yang berada di sekitar pantai menambah kekayaan budaya dan spiritual.

Dengan pemandangan lautan lepas Samudra Hindia, suara deburan ombak, dan angin kencang yang menyapu, pengunjung dapat merasakan kedamaian dan keindahan alam yang luar biasa. Spot-spot foto yang disiapkan dengan baik menambah keseruan kunjungan, memungkinkan pengunjung untuk mengabadikan momen-momen indah mereka.

Fasilitas yang lengkap, seperti parkiran yang luas, toilet yang memadai, dan tempat makan dengan pilihan masakan seafood, menambah kenyamanan pengunjung. Harga yang wajar untuk masuk dan fasilitas yang disediakan membuat Pantai Ngobaran menjadi destinasi wisata yang menarik dan ramah bagi berbagai kalangan pengunjung.

Meskipun ukurannya tergolong kecil, Pantai Ngobaran memiliki daya tarik yang unik dan menarik bagi para pengunjung. Lebih tepat disebut sebagai “pantai mini,” namun pesona pantai ini tidak hanya terletak pada lahan berpasirnya yang terbatas. Yang membuatnya istimewa adalah lingkungan sekitarnya, terutama rangkaian bukit dan tebing karang yang menjulang tinggi, menciptakan pemandangan yang memukau.

Banyaknya wisatawan yang datang tidak semata-mata untuk menikmati pasir pantai, tetapi justru untuk menikmati keindahan panorama laut yang terbentang dari atas tebing. Rangkaian bukit dan tebing karang memberikan pengalaman visual yang menakjubkan, membuat perjalanan ke Pantai Ngobaran tidak terlupakan.

Selain sebagai destinasi wisata alam, Pantai Ngobaran juga menjadi tempat pelaksanaan ritual kepercayaan dan budaya yang beragam. Kehadiran tempat ibadah seperti Pura Segara Wukir dan patung-patung naga serta arca Hindu menambah dimensi spiritual dan budaya pada tempat ini. Pengunjung dapat merasakan atmosfer keagamaan yang kental dan memahami lebih dalam keberagaman budaya yang melekat di Pantai Ngobaran.

See also  27 Review Menarik Pantai Tegal Wangi, Pesisir Cantik di Jimbaran Bali

Dengan karakteristiknya yang unik, Pantai Ngobaran mengajak pengunjungnya untuk lebih dari sekadar berjemur di pasir pantai. Ia membuka pintu menuju pengalaman yang mendalam, menggabungkan keindahan alam, keberagaman budaya, dan nuansa spiritual yang membuatnya menjadi destinasi yang menarik dan berbeda.

Gerbang dan Arca

Pantai Ngobaran, berlokasi di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menawarkan pengalaman wisata yang memukau. Dengan tetangga terdekatnya, Pantai Nguyahan, keduanya menjadi destinasi yang menarik di sepanjang Jalan Ngobaran yang dihiasi kios-kios yang menambah kehidupan di sekitarnya.

Mencari lokasi Pantai Ngobaran tidaklah sulit. Sebuah jalan setapak yang terletak di tepi jalan mengarah ke sebuah taman, yang dirancang dengan gaya arsitektur yang memancarkan nuansa Bali. Gerbang taman, menyerupai gerbang menuju pura, memperkaya pengalaman visual, sementara patung-patung dewa-dewi yang tersebar di sekitar taman menambahkan sentuhan spiritual.

Lokasi ini bukan hanya sekedar pantai dengan pemandangan indah, tetapi juga sebuah perpaduan antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan nuansa spiritual. Pantai Ngobaran menjadi daya tarik bagi mereka yang menginginkan lebih dari sekadar pantai, dengan taman yang memberikan pengalaman budaya yang mengesankan. Dengan adanya Pantai Nguyahan sebagai tetangga, kawasan ini menjadi destinasi wisata yang menggabungkan keberagaman alam, budaya, dan ritual keagamaan, menciptakan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Pantai Penuh Toleransi

Pantai Ngobaran, sebuah perpaduan antara keindahan alam dan keberagaman keagamaan, menjadi destinasi yang unik dan memikat. Terletak di bawah tebing, pantai ini menawarkan pengalaman yang berbeda dengan panjang garis pantai yang tidak lebih dari 1 kilometer, dikelilingi oleh pasir putih dan dinding batu karang yang memperindah pemandangan.

Meskipun lahan berpasirnya tidak terlalu luas, Pantai Ngobaran memiliki daya tarik tersendiri dengan batu karang yang tersebar, dihiasi oleh alga hijau, dan membentang hingga batas menuju laut lepas. Ombak yang kecil dan tenang menambahkan kesan damai dan tenang, menciptakan suasana yang mengundang untuk bersantai.

Pentingnya Pantai Ngobaran sebagai tempat peribadatan menjadi suatu hal yang menarik. Keberadaan musholla kecil untuk pengunjung muslim, pura, dan candi yang berdiri berdekatan menunjukkan harmoni keberagaman keagamaan di kawasan ini. Pantai ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai tempat ibadah, menciptakan suasana yang mempromosikan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Sebagai destinasi wisata, Pantai Ngobaran tidak hanya memanjakan pengunjung dengan keindahan alamnya, tetapi juga memberikan kesempatan untuk merasakan dan menghargai keberagaman budaya dan keagamaan. Kehadiran tempat ibadah yang berdekatan di sepanjang pantai ini menciptakan pengalaman wisata yang mendalam dan bersifat inklusif bagi semua pengunjung.

Wisata Religi

Pantai Ngobaran menjadi saksi dari keberagaman kepercayaan dan ritual keagamaan, menjadikannya sebagai tempat yang istimewa dan kaya akan nilai spiritual. Di waktu-waktu tertentu, umat Hindu dan Kejawen dari berbagai daerah berkumpul di sini untuk melaksanakan ritual dan beribadah.

Pura Segara Wukir menjadi rumah ibadah bagi umat Hindu yang datang ke Pantai Ngobaran. Dengan kehadiran pura ini, pantai ini menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi umat Hindu, yang mengadakan berbagai ritual di tepi pantai.

Candi Moyodipo, di sisi lain, menjadi tempat bertapa bagi penganut Kejawen. Dengan kediaman spiritual ini, pantai ini memberikan ruang bagi praktik-praktik kejawen yang mencari kedamaian dan koneksi spiritual.

Keberadaan ketiga bangunan suci ini, Pura Segara Wukir, Candi Moyodipo, dan musholla untuk umat Muslim, memberikan kekayaan budaya dan spiritual yang melimpah di Pantai Ngobaran. Wisatawan yang berkunjung dapat menjadi saksi dari kegiatan ritual dan peribadatan masing-masing umat. Pentingnya adalah untuk menghormati dan menghargai keberagaman ini, tidak mengganggu atau menghalangi prosesi acara keagamaan yang sedang berlangsung. Pantai Ngobaran dengan segala keunikan dan toleransinya menciptakan atmosfer yang damai dan penuh kebersamaan di antara para pengunjung.

Spot Foto

Kunjungan ke Pantai Ngobaran tidak hanya memberikan pengalaman alam yang memukau, tetapi juga kesempatan untuk mengabadikan momen indah dengan foto kenang-kenangan. Pengelola telah menyediakan sejumlah spot foto menarik yang dapat melengkapi keseruan berburu foto para pengunjung.

Spot-spot foto yang disediakan berlokasi di tepi tebing, menghadap ke laut lepas, memberikan pengalaman visual yang luar biasa. Dengan latar belakang panorama laut yang indah, wisatawan memiliki banyak pilihan untuk menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

Beberapa spot foto berbentuk anjungan kapal di ujung tebing menambah daya tarik tempat ini. Spot ini sering menjadi pilihan lokasi foto pre-wedding, menambah romantis dan eksotisnya suasana. Bagi yang menginginkan foto yang lebih profesional, tersedia juga jasa foto dengan biaya yang bervariasi.

See also  Pantai Surumanis: Spot Foto Estetik dan Keajaiban Alam di Kebumen

Dengan adanya spot-spot foto yang menarik dan penawaran jasa foto profesional, Pantai Ngobaran tidak hanya memikat para pecinta alam, tetapi juga menjadi destinasi yang menarik bagi para fotografer dan pasangan yang ingin mengabadikan momen-momen spesial mereka dengan latar belakang keindahan alam yang spektakuler.

Pantai Nguyahan

Meskipun Pantai Ngobaran memiliki pesonanya sendiri, wisatawan yang ingin merasakan kebebasan bermain ombak dapat beralih ke tetangganya, Pantai Nguyahan. Pantai ini menawarkan ruang yang lebih luas untuk menikmati rekreasi pantai yang bebas.

Pantai Nguyahan, seperti pantai-pantai lain di Yogyakarta, memukau dengan hamparan pasir putihnya yang menawan. Lautnya berwarna biru-kehijauan dan dihiasi dengan batu karang di salah satu sudutnya, menambahkan nuansa eksotis. Kios-kios di sekitar pantai dilengkapi dengan gazebo, memberikan tempat beristirahat yang nyaman bagi pengunjung.

Di sela-sela kegiatan bermain ombak, pengunjung dapat menikmati atmosfer pantai yang santai sambil menunggu matahari terbenam. Kios-kios di sekitarnya juga menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati hidangan khas pantai atau makanan laut. Dengan suasana yang menyenangkan dan pemandangan yang menakjubkan, Pantai Nguyahan menjadi destinasi yang ideal bagi mereka yang mencari rekreasi pantai yang lebih leluasa dan bersantai.

Spot Mancing

Mencoba memancing di Pantai Ngobaran dapat menjadi pengalaman yang unik dan menyenangkan, terutama jika Anda memiliki hobi memancing di laut. Meskipun jarang dilakukan oleh wisatawan, tetapi melibatkan diri dalam kegiatan lokal seperti memancing bisa menjadi cara yang menarik untuk merasakan kehidupan sehari-hari di daerah tersebut.

Beberapa tips untuk memancing di Pantai Ngobaran:

  1. Pilih Waktu yang Tepat: Pilih waktu memancing saat air laut surut untuk meningkatkan peluang mendapatkan ikan.
  2. Gunakan Perlengkapan yang Tepat: Gunakan joran panjang yang sesuai dengan jenis ikan yang ingin Anda tangkap. Pastikan untuk membawa perlengkapan memancing yang memadai.
  3. Perhatikan Keselamatan: Tetap perhatikan kondisi laut dan pastikan untuk mengutamakan keselamatan Anda. Jika tidak familiar dengan kondisi laut di area tersebut, tanyakan kepada warga lokal atau nelayan setempat.
  4. Bibir Pantai yang Berkarang: Area bibir pantai yang berkarang dapat menjadi tempat yang baik untuk mencari ikan karang. Amati kondisi dan lingkungan sekitar sebelum memulai aktivitas memancing.
  5. Hormati Lingkungan: Selalu menjaga kebersihan dan meresapi keindahan alam sekitar. Pastikan untuk tidak merusak lingkungan saat memancing.
  6. Interaksi dengan Warga Lokal: Jika ada kesempatan, berbicaralah dengan warga lokal yang mungkin memiliki tips atau pengalaman yang berguna tentang memancing di Pantai Ngobaran.

Meskipun memancing mungkin bukan kegiatan utama di pantai ini, namun mencoba hal baru seperti ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda dan mendalam. Selalu perhatikan aturan dan etika lokal serta nikmatilah momen memancing Anda dengan bertanggung jawab.

Tips Berkunjung

Tips Berkunjung ke Pantai Ngobaran:

  1. Pilih Waktu yang Tepat: Kunjungi pantai pada waktu yang tepat, seperti pagi atau sore hari, untuk menghindari teriknya matahari dan menikmati pemandangan matahari terbenam.
  2. Perhatikan Kondisi Cuaca: Pantai terbuka untuk umum sepanjang waktu, tetapi selalu periksa perkiraan cuaca sebelum pergi, terutama jika Anda berencana untuk berenang atau melakukan aktivitas di laut.
  3. Kenakan Pakaian yang Nyaman: Kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai untuk aktivitas di pantai. Bawa juga pakaian ganti jika Anda berencana untuk bermain air.
  4. Gunakan Tabir Surya: Terapkan tabir surya sebelum pergi ke pantai, terutama jika Anda berencana untuk berada di bawah sinar matahari langsung.
  5. Bawa Air Minum dan Camilan: Pastikan untuk membawa air minum dan camilan ringan untuk menjaga diri tetap terhidrasi dan energik selama kunjungan.
  6. Berkunjung ke Spot Foto: Manfaatkan spot-spot foto yang tersedia di sekitar pantai untuk mengabadikan momen indah Anda.
  7. Hormati Tempat Ibadah: Jika Anda berkunjung ke tempat-tempat ibadah seperti Pura Segara Wukir atau Candi Moyodipo, pastikan untuk bersikap dengan hormat dan menghormati prosesi ibadah yang sedang berlangsung.
  8. Bersihkan Sampah Anda: Selalu bawa kantong sampah dan pastikan untuk membuang sampah pada tempatnya. Menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama.
  9. Perhatikan Peringatan Keselamatan: Jika terdapat rambu peringatan keselamatan, seperti larangan berenang di beberapa area, patuhi aturan tersebut.
  10. Manfaatkan Fasilitas yang Tersedia: Gunakan fasilitas yang telah disediakan, seperti lahan parkir, toilet umum, dan musholla, untuk meningkatkan kenyamanan kunjungan Anda.

Dengan memperhatikan tips ini, Anda dapat membuat kunjungan Anda ke Pantai Ngobaran lebih menyenangkan dan berkesan.

Review Video

Follow Tiketmasuk.com Info Wisata Terbaru di Google News

Review Pantai Ngobaran Wisata Alam, Religi, Budaya, dan Toleransi Jadi Satu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *