Ulasan Pelabuhan Sunda Kelapa yang Kental Akan Sejarah

Pelabuhan Sunda Kelapa yang Kental Akan Sejarah
Pelabuhan Sunda Kelapa yang Kental Akan Sejarah

Pelabuhan Sunda Kelapa adalah pelabuhan yang terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelabuhan ini merupakan salah satu pelabuhan tertua di Indonesia dan telah beroperasi sejak abad ke-13 sebagai pelabuhan penting di jalur perdagangan antara Asia Timur dan Barat.

Pelabuhan Sunda Kelapa yang Kental Akan Sejarah
@jakarta_tourism

Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki nilai sejarah yang sangat penting, terutama sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal perdagangan zaman dahulu. Pelabuhan ini juga menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Indonesia selama berabad-abad.

Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki arsitektur khas dengan kapal-kapal tradisional yang terbuat dari kayu yang berjejer di pelabuhan. Para pengunjung dapat melihat langsung kegiatan bongkar muat barang dari kapal-kapal ini.

Saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa masih digunakan sebagai pelabuhan untuk kapal-kapal kecil dan tradisional yang membawa barang-barang dari pulau-pulau kecil di sekitar Jakarta. Selain itu, pelabuhan ini juga menjadi tujuan wisata sejarah yang menarik bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung keindahan dan nilai sejarah pelabuhan ini.

Namun, Pelabuhan Sunda Kelapa juga memiliki beberapa masalah, seperti kondisi infrastruktur yang kurang baik dan kurangnya fasilitas yang memadai untuk para pelaut dan pengunjung. Oleh karena itu, saat ini pemerintah Indonesia sedang berusaha untuk memperbaiki kondisi Pelabuhan Sunda Kelapa agar dapat menjadi pelabuhan yang lebih modern dan efisien, namun tetap mempertahankan nilai sejarah dan kebudayaannya.

Sejarah

Sejarah Pelabuhan Sunda Kelapa dapat ditelusuri hingga abad ke-13, ketika pelabuhan ini menjadi salah satu pelabuhan penting dalam jalur perdagangan antara Asia Timur dan Barat. Pelabuhan ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan hasil alam lainnya dari Indonesia, seperti cengkeh, pala, dan kopi.

Pada abad ke-16, pelabuhan ini menjadi sangat penting dalam perdagangan rempah-rempah dan merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Asia. Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi pusat perdagangan untuk pedagang dari berbagai negara, seperti India, Cina, dan Arab.

Selama era kolonial Belanda, pelabuhan ini dikenal sebagai Batavia Haven, dan menjadi pusat perdagangan untuk komoditas penting seperti gula, kopi, teh, dan karet. Pelabuhan ini terus beroperasi sebagai pelabuhan utama di Jakarta hingga pertengahan abad ke-20.

Setelah kemerdekaan Indonesia, pelabuhan ini diberi nama “Pelabuhan Sunda Kelapa”. Pelabuhan ini masih digunakan sebagai pelabuhan untuk kapal-kapal tradisional dan kecil yang membawa barang dari pulau-pulau kecil di sekitar Jakarta.

Namun, pada tahun 1980-an dan 1990-an, pelabuhan ini mengalami kemunduran karena adanya pelabuhan modern yang lebih besar dan canggih di sekitar Jakarta. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia memutuskan untuk memperbaiki Pelabuhan Sunda Kelapa dan menjadikannya sebagai tujuan wisata sejarah yang menarik.

Saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa masih menjadi salah satu tempat wisata populer di Jakarta, terutama bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung keindahan dan nilai sejarah pelabuhan ini. Pelabuhan ini juga menjadi tempat bagi para pelaut dan nelayan yang menggunakan kapal-kapal tradisional dan kecil.

Alamat Rute

Alamat Pelabuhan Sunda Kelapa adalah sebagai berikut: Jl. Maritim No.8, RT.8/RW.2, Ancol, Kec. Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430, Indonesia.

Pelabuhan Sunda Kelapa terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Untuk mencapai lokasi ini, terdapat beberapa akses yang dapat dilakukan:

  1. Dari pusat kota Jakarta: Dapat menggunakan kendaraan pribadi atau taksi menuju lokasi. Jarak tempuh sekitar 7,5 km dari kawasan Monas dan waktu tempuh sekitar 30 menit (tergantung kondisi lalu lintas).
  2. Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta: Dapat menggunakan kendaraan pribadi atau taksi menuju lokasi. Jarak tempuh sekitar 30 km dari bandara dan waktu tempuh sekitar 1 jam (tergantung kondisi lalu lintas).
  3. Dari Stasiun Kereta Api Jakarta Kota: Dapat menggunakan angkutan umum seperti bus atau taksi menuju lokasi. Jarak tempuh sekitar 2 km dari stasiun dan waktu tempuh sekitar 10-15 menit (tergantung kondisi lalu lintas).
  4. Dari Terminal Bus Pulo Gadung: Dapat menggunakan angkutan umum seperti bus atau taksi menuju lokasi. Jarak tempuh sekitar 10 km dari terminal dan waktu tempuh sekitar 30-45 menit (tergantung kondisi lalu lintas).

Lokasi Pelabuhan Sunda Kelapa mudah ditemukan dan dapat diakses dari berbagai tempat di Jakarta menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau angkutan umum seperti bus.

Aktivitas

Berikut adalah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Pelabuhan Sunda Kelapa:

  1. Melihat keindahan kapal-kapal tradisional: Anda dapat melihat kapal-kapal tradisional seperti perahu pinisi, jong, dan kora-kora yang digunakan oleh para nelayan dan pedagang pada masa lalu. Anda dapat berfoto dengan latar belakang kapal-kapal tersebut dan menikmati suasana pelabuhan yang unik.
  2. Membeli oleh-oleh: Di sekitar, terdapat toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Jakarta dan Indonesia, seperti batik, kerajinan tangan, dan makanan tradisional.
  3. Mengunjungi Museum Bahari: Terdapat Museum Bahari yang berada di sekitar yang menampilkan sejarah maritim Indonesia dan koleksi kapal-kapal tradisional. Di museum ini, Anda dapat belajar tentang kekayaan budaya maritim Indonesia dan melihat berbagai jenis kapal tradisional yang digunakan pada masa lalu.
  4. Berkeliling dengan becak: Anda dapat menyewa becak untuk berkeliling di sekitar dan melihat pemandangan yang berbeda dari sudut yang berbeda.
  5. Menikmati kuliner lokal: Di sekitar, terdapat berbagai warung dan restoran yang menyajikan makanan lokal khas Jakarta dan Indonesia, seperti sate, nasi goreng, dan mie goreng.
  6. Berbelanja di Pasar Ikan: Terdapat Pasar Ikan yang berada di sekitar, di mana Anda dapat membeli berbagai jenis ikan segar dan hasil laut lainnya yang ditawarkan oleh para pedagang lokal.
  7. Menikmati sunset: Juga merupakan tempat yang bagus untuk menikmati sunset yang indah. Anda dapat duduk di salah satu warung atau di tepi pelabuhan dan menikmati pemandangan matahari terbenam di laut.

Itulah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Pelabuhan Sunda Kelapa. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam merencanakan kunjungan ke tempat ini.

Daya Tarik

Berikut adalah beberapa daya tarik dari Pelabuhan Sunda Kelapa:

  1. Sejarah Maritim: Adalah salah satu tempat bersejarah di Jakarta. Pelabuhan ini telah ada sejak abad ke-13 dan menjadi pusat perdagangan yang penting pada masa lalu. Pelabuhan ini juga menjadi saksi bisu perjalanan para pelaut di masa lalu yang berdagang dan berlayar ke berbagai daerah di Nusantara dan Asia Tenggara.
  2. Kapal-kapal Tradisional: Anda dapat melihat kapal-kapal tradisional yang masih digunakan oleh para nelayan dan pedagang di sekitar pelabuhan. Kapal-kapal tradisional seperti perahu pinisi, jong, dan kora-kora adalah bagian dari kekayaan budaya maritim Indonesia yang unik dan menarik.
  3. Museum Bahari: Terdapat Museum Bahari yang menampilkan sejarah maritim Indonesia dan koleksi kapal-kapal tradisional. Di museum ini, Anda dapat belajar tentang kekayaan budaya maritim Indonesia dan melihat berbagai jenis kapal tradisional yang digunakan pada masa lalu.
  4. Suasana Pelabuhan: Masih mempertahankan suasana kuno dan autentik yang khas. Para pedagang dan nelayan lokal masih melakukan aktivitas sehari-hari mereka seperti biasa, sehingga Anda dapat merasakan bagaimana suasana perdagangan dan nelayan di pelabuhan tradisional.
  5. Kuliner Lokal: Di sekitar Terdapat berbagai warung dan restoran yang menyajikan makanan lokal khas Jakarta dan Indonesia, seperti sate, nasi goreng, dan mie goreng. Anda dapat mencoba berbagai makanan lokal dan merasakan cita rasa khas Indonesia.
  6. Spot Foto: Menjadi tempat yang bagus untuk berfoto. Anda dapat berfoto dengan latar belakang kapal-kapal tradisional yang indah, atau mengambil foto suasana pelabuhan yang kuno dan autentik.

Itulah beberapa daya tarik dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam merencanakan kunjungan ke tempat ini.

Fasilitas

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan tradisional yang masih mempertahankan suasana kuno dan autentik. Meskipun demikian, pelabuhan ini menyediakan beberapa fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, di antaranya:

  1. Area Parkir: Terdapat area parkir untuk kendaraan pengunjung di sekitar pelabuhan.
  2. Toilet: Toilet umum tersedia di beberapa lokasi di sekitar pelabuhan.
  3. Warung dan Restoran: Terdapat beberapa warung dan restoran di sekitar pelabuhan yang menyajikan makanan lokal khas Jakarta dan Indonesia.
  4. Souvenir Shop: Terdapat beberapa toko souvenir yang menjual berbagai macam produk kerajinan tangan dan suvenir khas Indonesia.
  5. Museum Bahari: Terdapat Museum Bahari yang menampilkan sejarah maritim Indonesia dan koleksi kapal-kapal tradisional.
  6. Tempat Istirahat: Terdapat beberapa bangku dan tempat istirahat di sekitar pelabuhan yang dapat digunakan oleh pengunjung.
  7. Guide atau Pemandu Wisata: Anda dapat menyewa jasa pemandu wisata atau guide yang dapat membantu Anda dalam menjelajahi Pelabuhan Sunda Kelapa dan sekitarnya.

Namun, karena pelabuhan ini merupakan area yang masih sangat tradisional, fasilitas yang tersedia mungkin tidak sekomplit seperti yang ada di pusat perbelanjaan atau kawasan wisata modern. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membawa barang-barang dan perlengkapan pribadi yang diperlukan selama kunjungan ke Pelabuhan Sunda Kelapa.

Tiket Masuk

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan yang masih beroperasi dan digunakan oleh para nelayan dan pedagang lokal. Oleh karena itu, tidak ada tiket masuk yang harus dibayar untuk masuk ke pelabuhan ini. Namun, jika Anda ingin mengunjungi Museum Bahari yang berada di sekitar pelabuhan, maka Anda harus membayar tiket masuk. Harga tiket masuk Museum Bahari biasanya cukup terjangkau dan berbeda untuk setiap kategori pengunjung. Berikut adalah informasi harga tiket masuk Museum Bahari untuk tahun 2023:

  • Warga Negara Indonesia (WNI): Rp 5.000
  • Warga Negara Asing (WNA): Rp 10.000
  • Pelajar/Mahasiswa (WNI): Rp 2.000
  • Pelajar/Mahasiswa (WNA): Rp 5.000

Namun, harga tiket masuk tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memastikan informasi harga tiket masuk terbaru sebelum mengunjungi Museum Bahari di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Spot Mancing

Pelabuhan Sunda Kelapa bukanlah tempat yang terkenal sebagai spot mancing. Sebagai pelabuhan tradisional yang masih beroperasi, kegiatan mancing tidak diperbolehkan di area pelabuhan ini. Namun, Anda masih dapat menemukan beberapa lokasi mancing di sekitar pelabuhan, seperti di Muara Angke yang berada tidak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Muara Angke adalah area tepi laut yang terkenal sebagai tempat mancing ikan laut dan air tawar. Di sini terdapat beberapa tempat penyewaan peralatan mancing dan kapal nelayan yang dapat digunakan untuk memancing di laut.

Selain Muara Angke, Anda juga dapat mencari spot mancing di sekitar Pantai Indah Kapuk yang berada sekitar 10 km dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Pantai Indah Kapuk adalah kawasan pantai dan perumahan mewah yang memiliki beberapa tempat mancing ikan laut dan sungai. Di sini terdapat beberapa kafe dan restoran yang menyediakan menu makanan laut segar yang dapat dinikmati setelah melakukan kegiatan mancing.

Namun, sebelum melakukan kegiatan mancing di area sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, pastikan untuk mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku, serta memperoleh izin dari pihak yang berwenang.

Penginapan

Berikut adalah beberapa pilihan penginapan di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa:

  1. Hotel Mercure Jakarta Kota: Hotel bintang 4 yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, sekitar 2 km.
  2. Hotel Santika Premiere Jakarta: Hotel bintang 4 yang terletak di Jalan Aipda K.S. Tubun, sekitar 4 km.
  3. RedDoorz near LTC Glodok Jakarta: Hotel budget yang terletak di Jalan Pintu Besar Selatan III, sekitar 2 km.
  4. Ibis Budget Jakarta Tanah Abang: Hotel budget yang terletak di Jalan Tanah Abang 3, sekitar 5 km.

Selain itu, jika Anda mencari penginapan dengan fasilitas yang lebih lengkap dan berada di kawasan yang lebih strategis, Anda dapat mencari pilihan penginapan di kawasan Thamrin, Sudirman, atau Kuningan yang berada sekitar 10-15 km dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Hotel Dekat

Berikut adalah beberapa hotel yang terletak dekat dengan Pelabuhan Sunda Kelapa:

  1. Holiday Inn Express Jakarta Pluit Citygate – Berjarak sekitar 5,5 km. Alamat: Jl. Pluit Selatan Raya No.1, RT.20/RW.6, Pluit, Jakarta Utara.
  2. Mercure Jakarta Kota – Berjarak sekitar 1,9 km. Alamat: Jl. Hayam Wuruk No.123, RT.1/RW.6, Maphar, Tamansari, Jakarta Barat.
  3. favehotel Pasar Baru – Berjarak sekitar 2,4 km. Alamat: Jl. Pintu Air Raya No. 5D, RT.8/RW.6, Pintu Air, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
  4. Zest Hotel Harbour Bay Jakarta – Berjarak sekitar 3,1 km. Alamat: Jl. Kalianak No. 52, Penjaringan, Jakarta Utara.
  5. Hotel Santika Premiere Jakarta – Berjarak sekitar 3,5 km. Alamat: Jl. Aipda K.S. Tubun No.7, RT.4/RW.1, Tomang, Grogol petamburan, Jakarta Barat.

Namun, perlu diingat bahwa jarak yang tertera mungkin dapat berubah tergantung pada kondisi lalu lintas dan lokasi spesifik di Pelabuhan Sunda Kelapa yang Anda ingin tuju. Oleh karena itu, pastikan untuk memperhitungkan waktu perjalanan yang cukup agar tidak terlambat atau terburu-buru dalam menjalankan jadwal Anda.

Cafe

Di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, Anda dapat menemukan beberapa pilihan cafe untuk bersantai dan menikmati minuman atau makanan ringan. Berikut adalah beberapa cafe yang dapat Anda kunjungi:

  1. Cafe Batavia – Cafe yang terletak di Gedung Batavia, Jl. Pintu Besar Utara No.14, Jakarta Barat. Cafe ini menyajikan menu Indonesia dan Eropa serta memiliki suasana yang unik dan elegan.
  2. Kopi Es Tak Kie – Cafe yang terletak di Jl. Pintu Besar Selatan No. 58, Jakarta Barat. Cafe ini terkenal dengan minuman es kopi yang lezat dan menjadi ikon dari kawasan Glodok.
  3. Warung Daun – Cafe yang terletak di Jl. Pintu Besar Selatan No.27, Jakarta Barat. Cafe ini menyajikan menu Indonesia dan memiliki suasana yang nyaman dan tenang.
  4. Old Town White Coffee – Cafe yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat. Cafe ini menyajikan kopi dan makanan ringan dengan nuansa klasik dan suasana yang santai.

Pastikan Anda memeriksa jam buka dan tutup cafe yang ingin Anda kunjungi dan memperhitungkan waktu perjalanan dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Tempat Makan

Di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, terdapat beberapa pilihan tempat makan yang menyajikan berbagai jenis masakan lokal maupun internasional. Berikut adalah beberapa tempat makan yang bisa Anda kunjungi:

  1. Sari Ratu Prima – Restoran yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.38, Jakarta Barat. Restoran ini menyajikan berbagai jenis masakan Indonesia yang lezat, seperti nasi liwet, sate, dan gulai.
  2. Dapur Solo – Restoran yang terletak di Jl. Raya Kali Besar Timur No.38, Jakarta Barat. Restoran ini menyajikan masakan khas Solo, seperti nasi liwet, soto, dan ayam goreng.
  3. Eastern Promise – Pub dan restoran yang terletak di Jl. Kemang Raya No.5, Jakarta Selatan. Restoran ini menyajikan menu pub dan makanan barat, seperti burger, pizza, dan steak.
  4. Warung Pasta – Restoran yang terletak di Jl. Penjaringan Raya No. 46, Jakarta Utara. Restoran ini menyajikan berbagai jenis pasta dan pizza dengan harga yang terjangkau.

Pastikan untuk memeriksa jam operasional dan harga makanan sebelum mengunjungi tempat makan di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa.

Spot Foto

Memiliki pemandangan yang unik dan menarik untuk dijadikan tempat foto. Berikut adalah beberapa spot foto yang dapat Anda kunjungi di Pelabuhan Sunda Kelapa:

  1. Kapal Pinisi – Kapal Pinisi adalah kapal tradisional Sulawesi yang sering bersandar. Kapal ini memiliki desain yang unik dan indah, serta cocok dijadikan latar belakang foto.
  2. Menara Syahbandar – Menara Syahbandar adalah bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1839. Bangunan ini memiliki arsitektur khas Belanda dan memiliki pemandangan yang indah dari atas. Anda dapat mengambil foto di sekitar bangunan ini atau dari atas menara.
  3. Dermaga – Memiliki dermaga yang panjang dan terdapat kapal-kapal tradisional yang bersandar di sana. Anda dapat mengambil foto dengan latar belakang kapal-kapal atau suasana pelabuhan yang sibuk.
  4. Jalan Kali Besar – Jalan Kali Besar adalah jalan yang terletak di sebelah Pelabuhan Jalan ini memiliki bangunan bersejarah yang masih terawat dengan baik dan dapat dijadikan latar belakang foto yang indah.

Pastikan untuk memperhatikan keselamatan Anda saat mengambil foto di Pelabuhan Sunda Kelapa, terutama di sekitar dermaga dan kapal-kapal yang bersandar.

Wisata Sekitar

Di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa terdapat beberapa tempat wisata menarik yang bisa Anda kunjungi, di antaranya:

  1. Taman Fatahillah – Terletak sekitar 2,5 km, Taman Fatahillah adalah salah satu tempat wisata sejarah di Jakarta yang wajib dikunjungi. Di sini, Anda dapat melihat berbagai bangunan bersejarah seperti Museum Sejarah Jakarta dan Cafe Batavia.
  2. Museum Bahari – Terletak sekitar 1 km, Museum Bahari merupakan museum yang memajang koleksi kapal dan benda-benda sejarah maritim Indonesia. Di sini, Anda dapat melihat kapal tradisional Indonesia yang berusia ratusan tahun.
  3. Masjid Istiqlal – Terletak sekitar 7 km, Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia. Di sini, Anda dapat melihat arsitektur yang megah dan mengagumkan.
  4. Monumen Nasional (Monas) – Terletak sekitar 8 km, Monumen Nasional atau Monas adalah ikon kota Jakarta. Di sini, Anda dapat naik ke puncak monumen untuk melihat pemandangan kota Jakarta dari ketinggian.

Pastikan untuk memeriksa jam operasional, harga tiket masuk, dan aksesibilitas ke tempat-tempat wisata di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa sebelum mengunjunginya.

Related posts