Pesona Keindahan Candi Ijo, Tempat Wisata Eksotis yang Ada di Yogyakarta

Candi Ijo Eksotisnya Candi Tertinggi di Yogyakarta
Candi Ijo Eksotisnya Candi Tertinggi di Yogyakarta

Candi Ijo adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini didirikan pada abad ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Dinasti Mataram Kuno. Terdiri dari lima bangunan utama, yaitu candi induk atau utama, tiga candi perwara atau pendamping, dan sebuah candi keluarga atau pemujaan.

Candi Ijo Eksotisnya Candi Tertinggi di Yogyakarta
@ixxivan

Candi Ijo memiliki arsitektur yang unik dan menarik, dengan menggunakan batu andesit sebagai bahan utamanya. Bangunan utama memiliki tinggi sekitar 10 meter dan terdiri dari tiga tingkat. Di bagian bawah terdapat pintu masuk yang dikelilingi oleh relief-relief yang menunjukkan adegan mitologi Hindu. Di bagian tengah terdapat patung dewa Siwa yang duduk bersila dan di bagian atas terdapat stupa yang menunjukkan pengaruh Budha dalam agama Hindu pada masa itu.

Tiga bangunan perwara Candi Ijo terdiri dari dua candi yang lebih kecil dan satu bangunan berbentuk persegi panjang. Ketiga bangunan ini berfungsi sebagai tempat pemujaan bagi dewa-dewa pelindung.

Candi Ijo telah direnovasi beberapa kali selama beberapa abad terakhir. Pada tahun 2009, juga telah direnovasi kembali untuk memperbaiki kerusakan dan menjaga keaslian bangunan. Meskipun usianya sudah lebih dari 1.100 tahun, masih dalam kondisi yang cukup baik.

Candi Ijo juga menjadi salah satu objek wisata yang populer di Yogyakarta. Ribuan wisatawan lokal dan mancanegara datang setiap tahunnya untuk menikmati keindahan arsitektur dan sejarahnya yang kaya. Selain itu, menjadi tempat yang cocok bagi para pengunjung yang ingin menikmati pemandangan indah Kota Yogyakarta dari ketinggian.

Sejarah

Candi Ijo adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik.

Candi Ijo diperkirakan dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Wangsa Sanjaya, raja Mataram Kuno. Namun, arsitekturnya dipengaruhi oleh gaya arsitektur Hindu-Buddha yang berkembang pada abad ke-8 hingga abad ke-10 Masehi.

Nama “Candi Ijo” sendiri berasal dari kata “ijo” yang dalam bahasa Jawa artinya “hijau”, mengacu pada warna hijau dari batu andesit yang digunakan sebagai bahan pembangunan candi. Selain itu, di sekitar candi terdapat banyak vegetasi hijau yang membuat suasana sekitar menjadi sejuk dan asri.

Candi Ijo merupakan salah satu candi yang cukup penting pada masa itu. Karena letaknya yang berada di atas bukit, candi ini dipercaya sebagai tempat peribadatan dan juga pusat kegiatan keagamaan pada masa kerajaan Mataram Kuno.

Kompleks candi ini terdiri dari tiga candi utama dan beberapa bangunan kecil. Candi utama yang terletak di bagian paling atas disebut dengan Candi Ijo Utara, sedangkan yang terletak di bagian bawah disebut dengan Candi Ijo Selatan. Di antara kedua candi utama tersebut terdapat sebuah candi kecil yang disebut dengan Candi Ijo Tengah.

Meskipun sudah mengalami kerusakan dan pembongkaran sebagian, tetap menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta. Selain sebagai tempat peribadatan, candi ini juga memberikan kesan artistik dan keindahan bagi para pengunjungnya.

Selain itu, selama beberapa abad setelah masa kejayaannya, Candi Ijo ditinggalkan dan terbengkalai. Baru pada tahun 2010, dilakukan restorasi dan pengembangan kembali kompleks candi ini sehingga dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Selama proses restorasi dan pengembangan, beberapa bangunan baru juga dibangun di sekitar kompleks candi. Di antaranya adalah museum yang menampilkan benda-benda bersejarah dan arkeologi dari Candi Ijo, serta area parkir dan area kafe.

Keunikan dari Candi Ijo adalah letaknya yang berada di atas bukit sehingga para pengunjung dapat menikmati pemandangan indah dari atas ketinggian. Pemandangan di sekitar candi meliputi hamparan sawah, perbukitan, dan bahkan pemandangan Gunung Merapi yang menakjubkan.

Tak hanya itu, Candi Ijo juga menjadi tempat yang populer untuk menikmati sunset atau matahari terbenam. Para pengunjung dapat menikmati pemandangan sunset yang memukau dari atas bukit dan menjadikan pengalaman berkunjung semakin istimewa.

Alamat Akses

Alamat Candi Ijo adalah Jalan Candi Ijo, Nglengkong, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572, Indonesia.

Untuk mencapai Candi Ijo, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum seperti bus atau taksi. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari kota Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh selama sekitar 30 menit. Rute yang dapat ditempuh adalah dari Kota Yogyakarta menuju ke arah timur melalui Jalan Solo, kemudian belok kanan ke arah Jalan Candi Ijo.

Untuk wisatawan yang menggunakan transportasi umum, terdapat beberapa opsi. Wisatawan bisa naik bus dari Terminal Giwangan menuju ke arah Prambanan dan turun di halte. Setelah turun di halte, wisatawan bisa berjalan kaki yang berjarak sekitar 1 kilometer. Wisatawan juga bisa menggunakan taksi atau ojek online yang tersedia di sekitar kota Yogyakarta.

Rute

Berikut adalah rute yang dapat ditempuh dari pusat kota Yogyakarta menuju Candi Ijo:

  1. Rute 1 melalui Jalan Solo:
  • Dari pusat kota Yogyakarta, arahkan kendaraan ke arah timur melalui Jalan Solo.
  • Ikuti Jalan Solo sejauh kurang lebih 8 km hingga mencapai pertigaan Nanggulan.
  • Belok kanan di pertigaan Nanggulan dan ikuti sejauh 2,5 km.
  • Candi Ijo akan berada di sebelah kiri jalan.
  1. Rute 2 melalui Jalan Magelang:
  • Dari pusat kota Yogyakarta, arahkan kendaraan ke arah utara melalui Jalan Magelang.
  • Ikuti Jalan Magelang sejauh kurang lebih 5 km hingga mencapai pertigaan Ring Road Utara.
  • Belok kanan di pertigaan Ring Road Utara dan ikuti jalan tersebut sejauh kurang lebih 5 km.
  • Setelah melintasi jembatan Kali Kuning, ambil exit ke arah Prambanan.
  • Ikuti Jalan Prambanan sejauh 1 km, lalu belok kanan di pertigaan Prambanan.
  • Ikuti Jalan sejauh 1,5 km.
  • Candi Ijo akan berada di sebelah kiri jalan.

Untuk wisatawan yang menggunakan transportasi umum, dapat menaiki bus dari Terminal Giwangan menuju ke arah Prambanan. Setelah tiba di halte Prambanan, wisatawan dapat menggunakan ojek atau berjalan kaki yang berjarak sekitar 1 km dari halte tersebut.

Aktivitas

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan saat berkunjung ke Candi Ijo antara lain:

  1. Menikmati keindahan pemandangan: Pemandangan yang indah dari atas bukit menjadi daya tarik utama. Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang menakjubkan dari ketinggian.
  2. Berfoto: Spot foto sangat menarik, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Wisatawan dapat mengambil foto-foto indah dengan latar belakang pemandangan alam yang menakjubkan.
  3. Mengikuti tur guide: Untuk mendapatkan informasi sejarah dan detail, wisatawan dapat mengikuti tur guide yang disediakan oleh pihak pengelola.
  4. Berjalan-jalan di sekitar kompleks candi: Selain melihat candi-candi yang ada, wisatawan dapat berjalan-jalan di sekitar kompleks candi dan menikmati suasana yang tenang dan sejuk.
  5. Mengunjungi museum: Di dalam kompleks juga terdapat museum yang menampilkan benda-benda bersejarah dan arkeologi. Wisatawan dapat mengunjungi museum untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan budaya di sekitar candi.
  6. Makan di area kafe: Di area terdapat kafe yang menyajikan makanan dan minuman. Wisatawan dapat makan atau minum di kafe sambil menikmati pemandangan indah dari atas bukit.
  7. Berdoa atau meditasi: awalnya merupakan tempat peribadatan pada masa kerajaan Mataram Kuno. Wisatawan yang ingin berdoa atau meditasi dapat melakukannya di area candi yang masih tersisa.
  8. Mengikuti acara khusus: Pihak pengelola sering kali mengadakan acara khusus seperti pentas seni, festival, atau kegiatan budaya lainnya. Wisatawan dapat mengikuti acara tersebut untuk mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan.
  9. Mengunjungi tempat wisata sekitar: terletak di sekitar area wisata Prambanan dan Ratu Boko. Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata sekitar seperti kompleks Candi Prambanan atau Istana Ratu Boko yang hanya berjarak beberapa kilometer.
  10. Belajar fotografi: Karena pemandangan dari atas bukit sangat indah, wisatawan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar fotografi dan mencoba mengambil foto-foto yang indah.

Itulah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan saat berkunjung ke Candi Ijo. Sebelum melakukan aktivitas, pastikan untuk mengikuti aturan yang berlaku di area kompleks candi dan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar.

Daya Tarik

Beberapa daya tarik Candi Ijo yang membuatnya menjadi salah satu tujuan wisata populer di Yogyakarta adalah:

  1. Keindahan arsitektur: memiliki arsitektur yang unik dan cantik. Arsitektur candi yang menggabungkan gaya Hindu dan Buddha ini merupakan perpaduan antara arsitektur Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
  2. Keindahan pemandangan: Dari atas bukit tempat Candi Ijo berada, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan alam yang sangat indah dan menakjubkan. Di waktu-waktu tertentu, misalnya saat matahari terbit atau terbenam, pemandangan di sekitar candi menjadi sangat memukau.
  3. Keunikan sejarah: memiliki sejarah yang sangat menarik karena masih diperdebatkan tentang kapan dan oleh siapa candi ini dibangun. Namun, banyak ahli sejarah yang meyakini dibangun pada masa pemerintahan kerajaan Mataram Kuno, sekitar abad ke-9.
  4. Fasilitas yang lengkap: Selain candi, di kompleks juga terdapat museum yang menampilkan benda-benda bersejarah dan arkeologi. Di area kompleks candi juga terdapat kafe dan toilet yang memadai untuk para pengunjung.
  5. Spot foto yang cantik: Karena keindahan arsitektur dan pemandangan yang menakjubkan, Candi Ijo menjadi salah satu spot foto yang populer di Yogyakarta. Banyak wisatawan yang mengambil foto-foto di sekitar candi untuk dijadikan kenang-kenangan.

Itulah beberapa daya tarik yang bisa membuat pengunjung merasa kagum dan terkesan. Semua keindahan dan keunikan ini tentunya menjadi tempat wisata yang layak untuk dikunjungi saat berlibur di Yogyakarta.

Fasilitas

Di kompleks Candi Ijo terdapat beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh pengunjung, antara lain:

  1. Area parkir: Terdapat area parkir yang luas untuk kendaraan pengunjung yang datang ke Candi Ijo.
  2. Toilet: Toilet yang bersih dan terawat tersedia di beberapa lokasi di area kompleks candi.
  3. Mushola: Di area kompleks candi terdapat mushola yang dapat digunakan oleh pengunjung yang ingin beribadah.
  4. Kafe: Terdapat sebuah kafe yang menyediakan makanan dan minuman di dalam kompleks candi.
  5. Museum: Di kompleks candi terdapat museum yang menampilkan benda-benda bersejarah dan arkeologi dari Candi Ijo.
  6. Area duduk: Terdapat beberapa area duduk yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk bersantai dan menikmati pemandangan.
  7. Toko oleh-oleh: Terdapat beberapa toko oleh-oleh yang menjual berbagai macam souvenir dan makanan khas Yogyakarta.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pengunjung dapat merasa lebih nyaman saat berkunjung ke Candi Ijo. Namun, perlu diingat untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban di dalam area kompleks candi serta tidak merusak atau mengambil barang-barang yang ada di sana.

Tiket Masuk

Untuk masuk ke kompleks, pengunjung perlu membeli tiket masuk. Berikut adalah harga tiket masuk Candi Ijo:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) : Rp. 10.000,-
  2. Wisatawan Asing : Rp. 30.000,-

Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Selain itu, terdapat juga biaya tambahan untuk penggunaan kamera atau handphone dengan kamera yang cukup tinggi.

Pembelian tiket masuk dapat dilakukan di loket tiket yang tersedia di pintu masuk kompleks Candi Ijo. Pengunjung diwajibkan menunjukkan tiket masuk kepada petugas ketika akan masuk ke dalam area.

Perlu diingat bahwa tiket masuk hanya berlaku untuk masuk ke area kompleks. Biaya untuk memasuki area parkir kendaraan belum termasuk dalam harga tiket masuk dan akan dikenakan biaya tambahan.

Sunset

Merupakan salah satu tempat yang populer untuk menikmati pemandangan matahari terbenam atau sunset di Yogyakarta. Dari puncak Candi Ijo, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang sangat memukau dengan latar belakang pegunungan dan perbukitan di sekitar candi.

Biasanya, pengunjung yang ingin menikmati sunset datang sekitar pukul 17.00 – 17.30 WIB, karena waktu matahari terbenam di Yogyakarta sekitar pukul 18.00 – 18.30 WIB tergantung pada musimnya. Namun, perlu diingat bahwa ketika berkunjung di sore hari, pengunjung harus memperhatikan jadwal buka dan tutup kompleks.

Untuk pengunjung yang ingin menikmati sunset di Candi Ijo, disarankan untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen yang indah tersebut. Namun, perlu diingat untuk tidak merusak atau mengambil barang-barang yang ada di sekitar candi, serta menjaga kebersihan dan ketertiban di dalam area kompleks candi.

Fungsi

Candi Ijo memiliki beberapa fungsi, di antaranya:

  1. Sebagai situs sejarah dan budaya merupakan salah satu situs sejarah dan budaya yang memiliki nilai sejarah dan arkeologi yang tinggi. Candi ini memiliki keunikan tersendiri dari segi arsitektur, ornamen, dan ukiran batu yang menjadi saksi sejarah perkembangan kebudayaan pada masa lalu.
  2. Sebagai tempat wisata juga berfungsi sebagai tempat wisata yang menarik. Pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan di sekitar candi, terutama pada saat matahari terbit atau terbenam. Selain itu, di sekitar candi juga terdapat beberapa spot foto yang instagramable.
  3. Sebagai tempat meditasi dan kegiatan keagamaan juga digunakan sebagai tempat meditasi dan kegiatan keagamaan oleh masyarakat sekitar. Beberapa orang juga memilih tempat ini sebagai lokasi pernikahan karena suasana yang tenang dan pemandangan yang indah.
  4. Sebagai sumber pendapatan lokal juga memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal karena menjadi objek wisata yang menarik banyak pengunjung. Sebagai objek wisata, candi ini memperkerjakan banyak orang dan menstimulasi pertumbuhan bisnis lokal, seperti penginapan, kuliner, dan pengrajin souvenir.

Dengan berbagai fungsi yang dimilikinya, menjadi objek wisata yang penting bagi masyarakat Yogyakarta dan Indonesia. Sebagai situs sejarah dan budaya, candi ini perlu dijaga dan dilestarikan agar dapat terus menjadi saksi keberagaman kebudayaan dan sejarah di masa lalu.

Tebing Breksi

Tebing Breksi dan Candi Ijo memiliki lokasi yang cukup dekat, keduanya terletak di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kedua tempat ini dapat dikunjungi dalam satu hari karena jarak antara keduanya hanya sekitar 5 km atau kurang dari 15 menit berkendara.

Jika pengunjung ingin mengunjungi Candi Ijo dan Tebing Breksi dalam satu hari, maka dapat mengikuti rute sebagai berikut:

  1. Dari pusat kota Yogyakarta, arahkan kendaraan ke arah timur melalui Jalan Solo.
  2. Ikuti Jalan Solo sejauh kurang lebih 8 km hingga mencapai pertigaan Nanggulan.
  3. Belok kanan di pertigaan Nanggulan dan ikuti Jalan sejauh 2,5 km.
  4. Setelah sampai di Candi Ijo, nikmati keindahan situs candi tersebut.
  5. Setelah selesai berwisata, lanjutkan perjalanan ke Tebing Breksi dengan mengikuti rute yang sama, kemudian belok kanan di pertigaan.
  6. Ikuti jalan tersebut sejauh 1,5 km hingga sampai di area Tebing Breksi.
  7. Setelah sampai di Tebing Breksi, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah dan mengambil foto di area tersebut.

Perlu diingat bahwa baik Candi Ijo maupun Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang cukup ramai, terutama di akhir pekan dan hari libur nasional. Oleh karena itu, sebaiknya pengunjung datang lebih awal untuk menghindari keramaian dan menikmati wisata dengan lebih tenang dan nyaman.

Air Terjun

Ada beberapa air terjun yang terletak dekat dengan Candi Ijo dan Tebing Breksi, di antaranya:

  1. Air Terjun Kedung Pedut Air Terjun Kedung Pedut terletak di Desa Girikerto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 32 km atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan. Air Terjun Kedung Pedut memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan dikelilingi oleh tebing-tebing yang terbuat dari batu kapur.
  2. Air Terjun Sri Gethuk Air Terjun Sri Gethuk terletak di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 30 km atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan. Air Terjun Sri Gethuk memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan dikelilingi oleh tebing-tebing yang terbuat dari batu kapur.
  3. Air Terjun Kembang Soka Air Terjun Kembang Soka terletak di Desa Semoyo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 40 km atau sekitar 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan. Air Terjun Kembang Soka memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan dikelilingi oleh hutan hijau yang asri.

Untuk menuju ke lokasi air terjun tersebut, sebaiknya pengunjung menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan di Yogyakarta. Jika ingin berkunjung ke semua tempat tersebut dalam satu hari, sebaiknya memulai perjalanan dari pagi hari dan memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk berkunjung ke setiap tempat dan untuk perjalanan antar lokasi.

Penginapan

Untuk penginapan di sekitar Candi Ijo, terdapat beberapa pilihan penginapan yang bisa dipilih oleh pengunjung. Berikut adalah beberapa penginapan yang bisa menjadi referensi:

  1. The Atrium Hotel and Resort Yogyakarta Alamat: Jl. Suryodiningratan No. 37, Mantrijeron, Kota Yogyakarta Jarak sekitar 10 km Fasilitas: kolam renang, restoran, kamar dengan AC dan TV, Wi-Fi gratis, dan parkir gratis
  2. Puri Artha Hotel Yogyakarta Alamat: Jl. Cendrawasih No. 36, Demangan Baru, Depok, Sleman Jarak sekitar 11 km Fasilitas: kolam renang, restoran, kamar dengan AC dan TV, Wi-Fi gratis, dan parkir gratis
  3. Hyatt Regency Yogyakarta Alamat: Jl. Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Kabupaten Sleman Jarak sekitar 12 km Fasilitas: kolam renang, restoran, kamar dengan AC dan TV, Wi-Fi gratis, dan parkir gratis
  4. D’Omah Boutique Hotel Alamat: Jl. Parangtritis KM. 8,7, Yogyakarta Jarak sekitar 16 km Fasilitas: kolam renang, restoran, kamar dengan AC dan TV, Wi-Fi gratis, dan parkir gratis
  5. Tentrem Hotel Yogyakarta Alamat: Jl. AM. Sangaji No. 72 A, Yogyakarta Jarak sekitar 16 km Fasilitas: kolam renang, restoran, kamar dengan AC dan TV, Wi-Fi gratis, dan parkir gratis

Pilihan penginapan di atas memiliki jarak yang berbeda-beda, namun semua berada dalam jangkauan yang masih terjangkau untuk menuju ke Candi Ijo. Selain itu, seluruh penginapan juga menyediakan fasilitas yang memadai dan kamar-kamar yang nyaman untuk menginap.

Tempat Makan

Berikut adalah beberapa pilihan tempat makan yang bisa menjadi referensi untuk pengunjung yang ingin mencari makanan di sekitar Candi Ijo:

  1. Omah Dhuwur Restaurant Alamat: Jl. KH Ahmad Dahlan No. 01, Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta Jarak sekitar 10 km Menu: masakan Jawa, Indonesia, dan internasional
  2. Gudeg Pawon Alamat: Jl. Janturan No. 36, Wirobrajan, Yogyakarta Jarak sekitar 10 km Menu: gudeg, ayam goreng, dan nasi kucing
  3. The House of Raminten Alamat: Jl. Faridan M. Noto No. 7-9, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta Jarak sekitar 12 km Menu: masakan Jawa, Indonesia, dan internasional
  4. Warung Makan Yu Djum Alamat: Jl. Wijilan No. 167, Yogyakarta Jarak sekitar 13 km Menu: gudeg, ayam goreng, dan nasi kucing
  5. Bebek Goreng Haji Slamet Alamat: Jl. Laksda Adisucipto No.168, Sleman, Yogyakarta Jarak sekitar 14 km Menu: bebek goreng, ayam goreng, dan nasi liwet

Semua tempat makan di atas menyajikan makanan khas Yogyakarta dengan cita rasa yang autentik dan harga yang terjangkau. Selain itu, tempat-tempat makan tersebut memiliki nuansa yang khas dan menarik, sehingga pengunjung juga dapat menikmati suasana yang unik saat makan di sana.

Spot Foto

Tebing Breksi dan Candi Ijo memiliki spot foto yang indah dan menarik, di antaranya:

  1. Tebing Breksi
  • Puncak tebing: di puncak tebing terdapat area yang luas dan terbuka dengan pemandangan yang indah. Spot ini sangat cocok untuk mengambil foto panorama atau foto dengan latar belakang tebing yang tinggi.
  • Bukit Bulu: Bukit Bulu adalah area yang cukup terkenal di Tebing Breksi karena terdapat tumpukan batu kapur yang menyerupai bulu burung. Spot ini sangat cocok untuk mengambil foto yang unik dan kreatif.
  1. Candi Ijo
  • Pelataran: Di pelataran Candi Ijo juga terdapat beberapa spot yang bagus untuk berfoto, seperti area kolam dan patung.
  • Pintu Gerbang Di pintu gerbang candi terdapat gapura dan relief yang sangat indah dan menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung.
  • Teras Candi Di area teras candi terdapat pemandangan yang sangat indah dengan latar belakang Yogyakarta yang mengagumkan. Anda bisa berfoto dengan latar belakang bangunan candi yang kuno.
  • Ruang Bawah Tanah Candi Ijo memiliki ruang bawah tanah yang sangat unik dan menjadi spot foto favorit. Ruangan ini terletak di bawah candi dan memiliki beberapa lorong yang menarik untuk dijelajahi.
  • Taman Di area taman candi terdapat beberapa spot yang bagus untuk berfoto, seperti area bermain anak-anak dan taman-taman kecil.

Pastikan untuk selalu mengikuti aturan dan peraturan yang ada di lokasi tersebut, seperti tidak merusak lingkungan, menjaga kebersihan, dan tidak merusak atau mengambil apapun dari situs candi.

Pengunjung sebaiknya menghindari mengambil foto di area yang tidak diperbolehkan atau membahayakan, seperti area terlarang atau di atas tebing yang curam. Selain itu, juga disarankan untuk mengikuti aturan dan peraturan yang ada di lokasi tersebut, seperti tidak merusak lingkungan, menjaga kebersihan, dan tidak merusak atau mengambil apapun dari situs candi.

Cafe Dekat

Ada beberapa cafe yang terletak di sekitar Candi Ijo, di antaranya:

  1. Asvava Cafe Lokasinya hanya berjarak sekitar 1 km. Cafe ini menyajikan berbagai menu makanan dan minuman seperti kopi, teh, jus, smoothies, dan makanan ringan. Cafe ini memiliki desain yang unik dan nuansa alam yang asri.
  2. Cafe Panguk Cafe ini terletak sekitar 3 km. Selain menyajikan berbagai menu makanan dan minuman seperti kopi, teh, jus, dan makanan ringan, cafe ini juga menyediakan berbagai fasilitas seperti area bermain anak dan ruang keluarga.
  3. Cangkringan Jogja Villas & Spa Cafe ini terletak sekitar 5 km. Cafe ini menyajikan berbagai menu makanan dan minuman, mulai dari masakan lokal hingga internasional. Cafe ini memiliki nuansa yang tenang dan cocok untuk bersantai setelah berwisata.
  4. Graha Langen Bogan Cafe Cafe ini terletak sekitar 6 km. Cafe ini menyajikan berbagai menu makanan dan minuman, mulai dari makanan khas Yogyakarta hingga masakan internasional. Cafe ini memiliki desain yang unik dengan suasana yang nyaman dan tenang.
  5. Kopi Hutan Cafe ini terletak sekitar 9 km. Cafe ini menyajikan berbagai menu makanan dan minuman, mulai dari kopi, teh, hingga makanan berat. Cafe ini memiliki nuansa alam yang sejuk dan cocok untuk bersantai.

Wisata Sekitar

Berikut beberapa tempat wisata menarik di sekitar Candi Ijo yang dapat dikunjungi:

  1. Candi Prambanan Candi Prambanan terletak sekitar 6 km. Candi ini merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.
  2. Tebing Breksi Tebing Breksi terletak sekitar 6 km. Tempat ini menawarkan pemandangan yang indah dari tebing kapur dengan latar belakang Candi Prambanan.
  3. Puncak Becici Puncak Becici terletak sekitar 7 km. Tempat ini menawarkan pemandangan yang indah dari atas bukit dengan latar belakang Gunung Merapi dan Candi Prambanan.
  4. Hutan Pinus Mangunan Hutan Pinus Mangunan terletak sekitar 13 km. Tempat ini menawarkan pemandangan yang indah dari hutan pinus dengan latar belakang Gunung Merapi dan sungai Oya.
  5. Air Terjun Kedung Pedut Air Terjun Kedung Pedut terletak sekitar 20 km. Tempat ini menawarkan keindahan air terjun dengan latar belakang hutan yang asri.
  6. Goa Jomblang Goa Jomblang terletak sekitar 27 km. Goa ini menawarkan pengalaman seru untuk mengeksplorasi gua bawah tanah dengan keindahan alam yang spektakuler.
  7. Candi Sambisari Candi Sambisari terletak sekitar 3 km. Candi ini terletak di bawah tanah dan merupakan salah satu situs candi Hindu tertua di Yogyakarta.
  8. Museum Ullen Sentalu Museum Ullen Sentalu terletak sekitar 8 km. Museum ini menampilkan koleksi seni, budaya, dan sejarah Jawa yang indah dan mengesankan.
  9. Gunung Merapi Gunung Merapi terletak sekitar 12 km. Gunung berapi ini menawarkan pemandangan yang indah dan aktivitas pendakian yang menantang.
  10. Pantai Parangtritis Pantai Parangtritis terletak sekitar 20 km. Pantai ini menawarkan pemandangan yang indah dan aktivitas seperti surfing dan berkuda di pantai.
  11. Goa Pindul Goa Pindul terletak sekitar 40 km. Tempat ini menawarkan pengalaman seru untuk mengeksplorasi gua bawah tanah dengan tubing di sungai bawah tanah.
  12. Candi Borobudur Candi Borobudur terletak sekitar 40 km. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Berdasarkan informasi yang telah diberikan, dapat disimpulkan bahwa wisata Goa Tanding dan Candi Ijo merupakan tempat wisata menarik di Yogyakarta yang memiliki sejarah dan keindahan arsitektur yang luar biasa. Kedua tempat ini menawarkan berbagai aktivitas menarik seperti hiking, trekking, dan menikmati sunset. Di sekitar kawasan Candi Ijo dan Goa Tanding juga terdapat beberapa tempat wisata menarik seperti Candi Sambisari, Museum Ullen Sentalu, Gunung Merapi, Pantai Parangtritis, Goa Pindul, dan Candi Borobudur. Untuk penginapan dan tempat makan, tersedia beberapa pilihan di sekitar kawasan wisata tersebut. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat wisata di Yogyakarta, tempat-tempat tersebut bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dikunjungi.

Related posts